Tuesday, May 21, 2013

Tadi malem, iseng pengen mengunjungi Strawberry Cafe di Lenteng Agung. Tempatnya di pinggir jalan raya Lenteng Agung arah Depok, mudah diakses dan ada light box besar untuk menandai tempatnya. Parkiran nggak disemen atau paving, jadi becek pas hujan. Lumayan lah kalo mau mampir ngotorin sepatu.

Setting yang diangkat sepertinya strawberry garden. Atau strawberry jungle? Dekorasi dipenuhi dedaunan, lampu warna-warni, boneka binatang banyaaak banget. Tempat duduk lumayan pewe dan ada boneka stroberi yang siap dipeluk!

Berhubung niatnya emang cuma jajan, saya memesan 1 Waffle Strawberry dan 1 French Fries BBQ Mayonnaise. Sebenernya mau pesen Strawberry Fountain, itu loh, stroberi segar yang disajikan pake lumeran coklat yang mengalir di pancuran. Jadi ngiler dan penasaran kan? Sama. Sayangnya stroberinya abis pas kami datang.
Cafe Strawberry keabisan strawberry...http://eemoticons.net

ini waffle strawberry with ice cream
Rasanya? Bagi pecinta kue manis, bahagialah. Waffle ini sangat enak, manis, kaya sirop stroberi dengan es krim yang lembut.
french fries bbq mayonnaise
Kalau French Fries BBQ, saya sih suka. Bumbunya gurih asin, tapi pas sama mayonesnya. Porsinya lumayan kalo buat 1-2 orang. Potongan kentangnya kecil-kecil, jadi orang yang doyan ngemil kayak saya pasti nyomotnya langsung 4 potong...
Untuk minuman saya membeli 1 Ich Liebe Dich yang tak lain Jus Strawberry susu. Rasanya biasa saja, tapi seger kok.

Harga setiap makanan di sini lumayan terjangkau, 10.000-50.000. Untuk tiga pesanan saya tadi, cuma abis Rp 48.500. Murah juga.
http://eemoticons.net

Pelayanannya gimana ya? Lumayan ramah menurut saya. Mas-mbaknya pada pake topi stroberi.
Tapi cowok saya bilang, risih juga kalau pelayan ikutan duduk di kursi kosong tak jauh dari tempat kami. Maklum, saat kami datang, kafe lagi sepi, jadi pelayannya banyak yang nganggur. Duduk-duduk deh mereka di meja yang kosong.
hutannya sepi...
Nah terus kelebihannya apa nih...
Strawberry Cafe, sesuai namanya memang spesialis stroberi. Ada banyak menu kreasi stroberi di sini, mulai cake, es krim, jus, stroberi celup, sampe nasi goreng stroberi! Pecinta stroberi pasti hepi banget di sini.

Pesanan disajikan dengan nampan ber-LED, cerah ceria tapi menyakitkan mata. Ada minuman yang pake kembang api juga sih.
Oh ya, kafe ini juga cocok buat yang pengen nongkrong seru bareng temen-temen. Ada banyak mainan alias game yang bisa dimainkan gratis, sepuasnya. Pernah masuk rekor MURI untuk Cafe Terunik dengan Board Games terbanyak loh.
maen uno stack wes

Kesimpulan
Tempat ini asik kalo kamu cuek ma hal-hal remeh, yang penting have fun sama temen. Nilainya 7.5/10 !

3:06 PM Imaniar Hanifa
Tadi malem, iseng pengen mengunjungi Strawberry Cafe di Lenteng Agung. Tempatnya di pinggir jalan raya Lenteng Agung arah Depok, mudah diakses dan ada light box besar untuk menandai tempatnya. Parkiran nggak disemen atau paving, jadi becek pas hujan. Lumayan lah kalo mau mampir ngotorin sepatu.

Setting yang diangkat sepertinya strawberry garden. Atau strawberry jungle? Dekorasi dipenuhi dedaunan, lampu warna-warni, boneka binatang banyaaak banget. Tempat duduk lumayan pewe dan ada boneka stroberi yang siap dipeluk!

Berhubung niatnya emang cuma jajan, saya memesan 1 Waffle Strawberry dan 1 French Fries BBQ Mayonnaise. Sebenernya mau pesen Strawberry Fountain, itu loh, stroberi segar yang disajikan pake lumeran coklat yang mengalir di pancuran. Jadi ngiler dan penasaran kan? Sama. Sayangnya stroberinya abis pas kami datang.
Cafe Strawberry keabisan strawberry...http://eemoticons.net

ini waffle strawberry with ice cream
Rasanya? Bagi pecinta kue manis, bahagialah. Waffle ini sangat enak, manis, kaya sirop stroberi dengan es krim yang lembut.
french fries bbq mayonnaise
Kalau French Fries BBQ, saya sih suka. Bumbunya gurih asin, tapi pas sama mayonesnya. Porsinya lumayan kalo buat 1-2 orang. Potongan kentangnya kecil-kecil, jadi orang yang doyan ngemil kayak saya pasti nyomotnya langsung 4 potong...
Untuk minuman saya membeli 1 Ich Liebe Dich yang tak lain Jus Strawberry susu. Rasanya biasa saja, tapi seger kok.

Harga setiap makanan di sini lumayan terjangkau, 10.000-50.000. Untuk tiga pesanan saya tadi, cuma abis Rp 48.500. Murah juga.
http://eemoticons.net

Pelayanannya gimana ya? Lumayan ramah menurut saya. Mas-mbaknya pada pake topi stroberi.
Tapi cowok saya bilang, risih juga kalau pelayan ikutan duduk di kursi kosong tak jauh dari tempat kami. Maklum, saat kami datang, kafe lagi sepi, jadi pelayannya banyak yang nganggur. Duduk-duduk deh mereka di meja yang kosong.
hutannya sepi...
Nah terus kelebihannya apa nih...
Strawberry Cafe, sesuai namanya memang spesialis stroberi. Ada banyak menu kreasi stroberi di sini, mulai cake, es krim, jus, stroberi celup, sampe nasi goreng stroberi! Pecinta stroberi pasti hepi banget di sini.

Pesanan disajikan dengan nampan ber-LED, cerah ceria tapi menyakitkan mata. Ada minuman yang pake kembang api juga sih.
Oh ya, kafe ini juga cocok buat yang pengen nongkrong seru bareng temen-temen. Ada banyak mainan alias game yang bisa dimainkan gratis, sepuasnya. Pernah masuk rekor MURI untuk Cafe Terunik dengan Board Games terbanyak loh.
maen uno stack wes

Kesimpulan
Tempat ini asik kalo kamu cuek ma hal-hal remeh, yang penting have fun sama temen. Nilainya 7.5/10 !

Monday, May 20, 2013

Hola!

http://eemoticons.net
Saya lagi rajin posting blog nih. Maklum, anak magang sering dianggurin. Daripada nganggur mending nulis kan yaa...? Dan hari ini saya lagi kesambet fashion, saudara-saudara. Oh... Demi apa.

DEMI TUHAN

Salah satu fashion item paling digemari yaa.. TAS! Selain fungsional, bawa tas itu bisa mendukung gaya kita. Iyain aja lah, masa' mau ke kondangan bawa kresek doang?

Tapi sebelum kamu dan kami dengan pede petantang-petenteng tas keren di acara, ada baiknya paham dulu sama jenis-jenis tas. Percuma bawa yang bermerk Luis Vuitton (entah ori atau KW) atau Hermes bersertifikat yang disebarin di instagram kalo nggak paham jenis-jenis tas.

Yuk mari neng, kita kenalan duluuu...
Dari yang udah terkenal deh yaa...

Backpack!

tas ransel ye?
Ini jenis tas paling umum dan yang paling awal kita kenal. Dari SD kalo nggak salah. Backpack atau yang lebih kita kenal dengan ransel adalah jenis tas yang memiliki dua tali penyangga dan digunakan dengan cara digendong di bahu. Jadi kalo ada yang pake backpack tapi ditenteng, keplakin.

Satchel Bag!

satchel bag
Ini saingannya backpack, yang lebih kita kenal dengan tas jinjing. Atas nama fashion dan biar nggak norak, kita sebut saja satchel ya. Kenapa sih satchel disebut satchel? Karena dia satchel? Iyalah. Satchel sebenernya istilah buat dua pengaman yang melintangi tas agar tidak terbuka. Ciri khas lain dari satchel adalah bagian bawahnya datar, flat. Bedanya sama tas slempang biasa? Dia kan dasarnya tas jinjing, jadi dia punya pegangan di sisi atas...

Tote Bag!

tote tote bags!
Tas paling favorit di kalangan kaum males. Emaap. Soalnya tas ini sering banget digunakan untuk membawa barang bawaan seabrek dan biasanya jarang memiliki sekat khusus. Ukurannya cenderung besar dengan tali pegangan yang pendek. Kalau mau dibisnisin, coba bikin jasa sablon tote bag kanvas deh. Istilah lain dari tote bag adalah shopping bag.
tote shopping bag

Messenger Bag!

tas slempaaanngg
Nah, jenis yang ini juga nggak kalah sering seliweran di sekitar kita. Biasanya yang pakai anak muda, anak sekolahan yang lagi kursus, atau anak kuliahan. Iye, ini tas selempang. Biar keren, kita panggil messenger bag. Asal usulnya tentu saja dari tas yang digunakan para kurir dan pak pos jaman dulu mengirim surat. Rupa-rupa messenger bag sering kali casual dengan satu strap alias tali yang panjang. Bedanya sama satchel adalah satchel punya pegangan kecil di bagian atasnya.

Adiknya messenger bag namanya Wanderer Bag alias tas pengembara, lebih cute buat dipake jalan-jalan

Dan si bungsu, Sling Bag yang ukurannya lebih kecil namun tetap dengan tali yang panjang. Biasanya menemani eneng cantik ke kondangan. Tapi ada juga kok sling bag yang kasual.
sling bag

Hobo Bag!

ini lho HOBO-nya

Pasti banyak yang belum tahu nama tas ini, padahal dia sering muncul dan bertengger di bawah pundak cewek-cewek. Tas ini memiliki ciri khas bagian atas berbentuk bulan sabit alias melengkung, dengan ukuran sedang sampai besar. Cakep ya? Emang. Tapi udah tau belum kalo asal usul Hobo Bag terinspirasi dari para tunawisma gak punya rumah yang suka bawa-bawa barang di buntelan?

Bucket Bag!

tas ember! tas ember!
Tas ini bentuknya persis bucket alias ember. Otomatis, bagian atasnya pasti terbuka, kadang tanpa resleting. Yang jelas dia memiliki dimensi tak terlalu lebar dan justru lebih panjang di dimensi tinggi. Tas ini punya sodara yang mirip namun dianugerahi sistem penutup alias serutan. Ini dia pouch bag alias tas serut!
bukan tas bekal

Duffel Bag!

ah, tas ini...
Tas ini sebenernya masih turunan sama athletic bag, tas olahraga berukuran besar yang biasa dipake buat nentengin alat olahraga. Kalangan terhormat loh sebenernya dia ini. Tapi lama kelamaan, si duffel ini muncul dengan gaya yang lebih keren dan stylish, dan sering digunakan tante-tante buat travelling. Dan akhirnya nama duffel lebih kita kenal dengan nama tas trepeling. Lah...
Ya tentu saja karena ukurannya yang gede gila, dan nggak seruwet nyeret koper di bandara Changie setelah belanja seharian.
Selain duffel bag, ada juga bowling bag yang berbentuk nyaris setengah lingkaran.
sebenernya buat nyimpen bola bowling

Clutch Bag!


Sesuai namanya, tas genggam alias clutch bag dianugerahkan bagi Anda untuk... digenggam! Yakali diinjek. Clutch bag nggak punya satupun pegangan, jadi pastikan nggak kelupaan naruh di pesta atau dibawa-bawa di bus. Bisa dicopet mak!
Perkembangan dari clutch bag antara lain wristlet yang memiliki tali untuk pergelangan tangan

foldover clutch yang memiliki pegangan dan bisa dilipat. Bosen genggam? Jinjing!
fold over
minaudiere, yang masuk golongan evening bag dengan kesan mewah berbalut logam, permata, batu-batuan, atau kulit dan bahan berkualitas. Intinya: tas mewah tjoy!
blink blink minaudiere beybeh
muff, cuma ada di daerah empat musim karena masuk golongan winter bag. Uniknya, muff punya ruang kecil di sisi-sisinya biar kita bisa nyembunyiin tangan dan nggak kedinginan di saat bersalju.
muff anget-anget
envelope bag, yang juga nggak kalah terkenal. Bentuknya segi empat dengan ujung segitiga yang bisa dilipat, persis amplop.
envelope bag
baguette bag, clutch dengan ukurannya relatif panjang dengan pegangan di sisi atas.
baguette, kayak roti baguette

Nah, itu dulu yang bisa saya jelasin dari jenis-jenis tas. Udah paham? Coba lirik tas di sebelah kamu, namanya apa coba...
http://eemoticons.net
2:09 PM Imaniar Hanifa

Hola!

http://eemoticons.net
Saya lagi rajin posting blog nih. Maklum, anak magang sering dianggurin. Daripada nganggur mending nulis kan yaa...? Dan hari ini saya lagi kesambet fashion, saudara-saudara. Oh... Demi apa.

DEMI TUHAN

Salah satu fashion item paling digemari yaa.. TAS! Selain fungsional, bawa tas itu bisa mendukung gaya kita. Iyain aja lah, masa' mau ke kondangan bawa kresek doang?

Tapi sebelum kamu dan kami dengan pede petantang-petenteng tas keren di acara, ada baiknya paham dulu sama jenis-jenis tas. Percuma bawa yang bermerk Luis Vuitton (entah ori atau KW) atau Hermes bersertifikat yang disebarin di instagram kalo nggak paham jenis-jenis tas.

Yuk mari neng, kita kenalan duluuu...
Dari yang udah terkenal deh yaa...

Backpack!

tas ransel ye?
Ini jenis tas paling umum dan yang paling awal kita kenal. Dari SD kalo nggak salah. Backpack atau yang lebih kita kenal dengan ransel adalah jenis tas yang memiliki dua tali penyangga dan digunakan dengan cara digendong di bahu. Jadi kalo ada yang pake backpack tapi ditenteng, keplakin.

Satchel Bag!

satchel bag
Ini saingannya backpack, yang lebih kita kenal dengan tas jinjing. Atas nama fashion dan biar nggak norak, kita sebut saja satchel ya. Kenapa sih satchel disebut satchel? Karena dia satchel? Iyalah. Satchel sebenernya istilah buat dua pengaman yang melintangi tas agar tidak terbuka. Ciri khas lain dari satchel adalah bagian bawahnya datar, flat. Bedanya sama tas slempang biasa? Dia kan dasarnya tas jinjing, jadi dia punya pegangan di sisi atas...

Tote Bag!

tote tote bags!
Tas paling favorit di kalangan kaum males. Emaap. Soalnya tas ini sering banget digunakan untuk membawa barang bawaan seabrek dan biasanya jarang memiliki sekat khusus. Ukurannya cenderung besar dengan tali pegangan yang pendek. Kalau mau dibisnisin, coba bikin jasa sablon tote bag kanvas deh. Istilah lain dari tote bag adalah shopping bag.
tote shopping bag

Messenger Bag!

tas slempaaanngg
Nah, jenis yang ini juga nggak kalah sering seliweran di sekitar kita. Biasanya yang pakai anak muda, anak sekolahan yang lagi kursus, atau anak kuliahan. Iye, ini tas selempang. Biar keren, kita panggil messenger bag. Asal usulnya tentu saja dari tas yang digunakan para kurir dan pak pos jaman dulu mengirim surat. Rupa-rupa messenger bag sering kali casual dengan satu strap alias tali yang panjang. Bedanya sama satchel adalah satchel punya pegangan kecil di bagian atasnya.

Adiknya messenger bag namanya Wanderer Bag alias tas pengembara, lebih cute buat dipake jalan-jalan

Dan si bungsu, Sling Bag yang ukurannya lebih kecil namun tetap dengan tali yang panjang. Biasanya menemani eneng cantik ke kondangan. Tapi ada juga kok sling bag yang kasual.
sling bag

Hobo Bag!

ini lho HOBO-nya

Pasti banyak yang belum tahu nama tas ini, padahal dia sering muncul dan bertengger di bawah pundak cewek-cewek. Tas ini memiliki ciri khas bagian atas berbentuk bulan sabit alias melengkung, dengan ukuran sedang sampai besar. Cakep ya? Emang. Tapi udah tau belum kalo asal usul Hobo Bag terinspirasi dari para tunawisma gak punya rumah yang suka bawa-bawa barang di buntelan?

Bucket Bag!

tas ember! tas ember!
Tas ini bentuknya persis bucket alias ember. Otomatis, bagian atasnya pasti terbuka, kadang tanpa resleting. Yang jelas dia memiliki dimensi tak terlalu lebar dan justru lebih panjang di dimensi tinggi. Tas ini punya sodara yang mirip namun dianugerahi sistem penutup alias serutan. Ini dia pouch bag alias tas serut!
bukan tas bekal

Duffel Bag!

ah, tas ini...
Tas ini sebenernya masih turunan sama athletic bag, tas olahraga berukuran besar yang biasa dipake buat nentengin alat olahraga. Kalangan terhormat loh sebenernya dia ini. Tapi lama kelamaan, si duffel ini muncul dengan gaya yang lebih keren dan stylish, dan sering digunakan tante-tante buat travelling. Dan akhirnya nama duffel lebih kita kenal dengan nama tas trepeling. Lah...
Ya tentu saja karena ukurannya yang gede gila, dan nggak seruwet nyeret koper di bandara Changie setelah belanja seharian.
Selain duffel bag, ada juga bowling bag yang berbentuk nyaris setengah lingkaran.
sebenernya buat nyimpen bola bowling

Clutch Bag!


Sesuai namanya, tas genggam alias clutch bag dianugerahkan bagi Anda untuk... digenggam! Yakali diinjek. Clutch bag nggak punya satupun pegangan, jadi pastikan nggak kelupaan naruh di pesta atau dibawa-bawa di bus. Bisa dicopet mak!
Perkembangan dari clutch bag antara lain wristlet yang memiliki tali untuk pergelangan tangan

foldover clutch yang memiliki pegangan dan bisa dilipat. Bosen genggam? Jinjing!
fold over
minaudiere, yang masuk golongan evening bag dengan kesan mewah berbalut logam, permata, batu-batuan, atau kulit dan bahan berkualitas. Intinya: tas mewah tjoy!
blink blink minaudiere beybeh
muff, cuma ada di daerah empat musim karena masuk golongan winter bag. Uniknya, muff punya ruang kecil di sisi-sisinya biar kita bisa nyembunyiin tangan dan nggak kedinginan di saat bersalju.
muff anget-anget
envelope bag, yang juga nggak kalah terkenal. Bentuknya segi empat dengan ujung segitiga yang bisa dilipat, persis amplop.
envelope bag
baguette bag, clutch dengan ukurannya relatif panjang dengan pegangan di sisi atas.
baguette, kayak roti baguette

Nah, itu dulu yang bisa saya jelasin dari jenis-jenis tas. Udah paham? Coba lirik tas di sebelah kamu, namanya apa coba...
http://eemoticons.net

Wednesday, May 15, 2013

Iseng-iseng tanya ke twitter, ada yang tau Museum Zoology di Malang nggak? Sobat yang lagi baca, tau Museum Zoology di Malang nggak? Enggak kan? Ya wajar sih, karena Museum ini kurang populer di kalangan masyarakat maupun wisatawan. Yang mengenal museum ini biasanya dari siswa atau alumni dari Yayasan Frateran Bunda Hati Kudus, termasuk SMAK Frateran dan Mardi Wiyata.

"Terus kamu taunya darimana?"
"Em... dari... TEMAN."
"Teman apa temaaaan?"
" .... "

Sudah, yang penting saya mau cerita tentang Museum Zoology Frater Vianney, BHK. Udah lama sih ke sininya, pas Ramadhan 2011. Ceritanya mau ikut acara buka bersamanya BloggerNgalam, tapi masih siang, jadi cari tempat ngabuburit.
Ngabuburit kok di tempat aneh.http://eemoticons.net

Setahu saya, di Indonesia cuma ada dua Museum Zoology, yaitu di Bogor dan di Malang. Lokasinya di Jalan Raya Karang Widoro. Bingung itu dimana? Arah Dau dari Candi Badut / Tidar. Ngeh? Kalau pernah ke Dau lewat Jalan Candi, pasti sempat melewati bangunan besar kayak kastil bertembok tinggi, ya itu Museum Frater Vianney. Ada plangnya, kecil banget sih, kayak plang praktek dokter umum aja. Kalau nggak salah, ini berseberangan sama salah satu tempat latihan Wushu.
Masih nggak ngeh? Liat peta!!http://eemoticons.net

Terus, ada apa aja di Museum Zoology? Apa menariknya? Ini, lihat dulu Hall Museumnya yaaa..

klik aja kalo kurang gede
Namanya museum zoology, tentu saja isinya ya... hewan! Kamu yang punya ketertarikan sama hewan pasti seneng kalau ada di sini. Ada berbagai koleksi (hidup dan mati, utuh dan dietel-etel) tersimpan di museum ini. Semua adalah koleksi Frater Vianney dan muridnya, Frater Clemens. Banyak koleksi yang berasal dari Nusa Tenggara, karena dulu Frater Vianney melakukan penelitian di Ende, Flores. Kebanyakan adalah spesimen konkologi dan herpetologi.
Susah ya? Sebut saja kerang-kerangan dan reptilia.http://eemoticons.net





Ada sih foto terwelu yang perutnya dibedah.. Tapi kalo dipajang kayaknya bisa bubar semua yang baca.http://eemoticons.net

Kebetulan saya datang di hari kerja, meskipun lagi libur Ramadhan. Suasana museum sepiiii banget. Tapi mungkin juga emang biasanya sepi pengunjung, kalau nggak ada study tour atau pengunjung yang memang minat pada zoological.

Mbak petugas (lupa namanya), mengajak saya memasuki sebuah ruangan. Di dekat pintu saja sudah terpampang awetan harimau. Wuah!
Dan tahu apa yang di dalam ruangan istimewa itu?
JRENG JRENG!! FOKUSKAN MATA ANDAAAA
JRENG JRENG!!
YA! Itu ratusan toples berisi ulaaarr~ Yang kefoto yang terang doang. Sebenernya ada empat lemari besar yang isinya kayak gini juga, tapi terlalu redup untuk difoto. Nggak phobia ular kan?http://eemoticons.net
"Tenang aja, semua yang di ruangan ini udah mati kok," kata mbak penjaga. "Kecuali kita." Eh dianya cengengesan.

Saya keluar lagi, ke hall utama. Memotret penyu-penyu yang sudah diawetkan. Jujur saya nggak pernah lihat penyu dewasa, dan pertama kalinya lihat kok yang udah mati ya?


Puas melihat koleksi, saya berjalan keluar menikmati sore di sebuah kolam. Enak di sini, sejuukk banget.
pancurannya baru aja dimatiin
an angel :)

Terus jalan lagi ke sebuah penginapan. Iya, penginapan. Di sini ada penginapan yang disewakan untuk wisatawan maupun diklat. Dan lagi-lagi saya nemu hewan! Iyalah namanya museum zoology.
Tau apa?
rakunnya lagi sedih :(
Buaya lagi berjemur bro.
Itu Elang...
Dan semua masih hidup, saudara-saudaraaaa! Akhirnyaa, setelah terkurung di ruangan berisi awetan mayat hewan, saya ketemu yang hidup!
Halo! ^_^

Jadi kalau Anda orang Malang atau berkesempatan liburan di Kota Malang, coba pengalaman berbeda dengan mengunjungi museum ini. Tips: jika Anda tidak suka hewan dan tidak suka suasana tenang, maka ini bukan tempat untuk Anda.

Selamat jalan-jalan seru! http://eemoticons.net
4:13 PM Imaniar Hanifa
Iseng-iseng tanya ke twitter, ada yang tau Museum Zoology di Malang nggak? Sobat yang lagi baca, tau Museum Zoology di Malang nggak? Enggak kan? Ya wajar sih, karena Museum ini kurang populer di kalangan masyarakat maupun wisatawan. Yang mengenal museum ini biasanya dari siswa atau alumni dari Yayasan Frateran Bunda Hati Kudus, termasuk SMAK Frateran dan Mardi Wiyata.

"Terus kamu taunya darimana?"
"Em... dari... TEMAN."
"Teman apa temaaaan?"
" .... "

Sudah, yang penting saya mau cerita tentang Museum Zoology Frater Vianney, BHK. Udah lama sih ke sininya, pas Ramadhan 2011. Ceritanya mau ikut acara buka bersamanya BloggerNgalam, tapi masih siang, jadi cari tempat ngabuburit.
Ngabuburit kok di tempat aneh.http://eemoticons.net

Setahu saya, di Indonesia cuma ada dua Museum Zoology, yaitu di Bogor dan di Malang. Lokasinya di Jalan Raya Karang Widoro. Bingung itu dimana? Arah Dau dari Candi Badut / Tidar. Ngeh? Kalau pernah ke Dau lewat Jalan Candi, pasti sempat melewati bangunan besar kayak kastil bertembok tinggi, ya itu Museum Frater Vianney. Ada plangnya, kecil banget sih, kayak plang praktek dokter umum aja. Kalau nggak salah, ini berseberangan sama salah satu tempat latihan Wushu.
Masih nggak ngeh? Liat peta!!http://eemoticons.net

Terus, ada apa aja di Museum Zoology? Apa menariknya? Ini, lihat dulu Hall Museumnya yaaa..

klik aja kalo kurang gede
Namanya museum zoology, tentu saja isinya ya... hewan! Kamu yang punya ketertarikan sama hewan pasti seneng kalau ada di sini. Ada berbagai koleksi (hidup dan mati, utuh dan dietel-etel) tersimpan di museum ini. Semua adalah koleksi Frater Vianney dan muridnya, Frater Clemens. Banyak koleksi yang berasal dari Nusa Tenggara, karena dulu Frater Vianney melakukan penelitian di Ende, Flores. Kebanyakan adalah spesimen konkologi dan herpetologi.
Susah ya? Sebut saja kerang-kerangan dan reptilia.http://eemoticons.net





Ada sih foto terwelu yang perutnya dibedah.. Tapi kalo dipajang kayaknya bisa bubar semua yang baca.http://eemoticons.net

Kebetulan saya datang di hari kerja, meskipun lagi libur Ramadhan. Suasana museum sepiiii banget. Tapi mungkin juga emang biasanya sepi pengunjung, kalau nggak ada study tour atau pengunjung yang memang minat pada zoological.

Mbak petugas (lupa namanya), mengajak saya memasuki sebuah ruangan. Di dekat pintu saja sudah terpampang awetan harimau. Wuah!
Dan tahu apa yang di dalam ruangan istimewa itu?
JRENG JRENG!! FOKUSKAN MATA ANDAAAA
JRENG JRENG!!
YA! Itu ratusan toples berisi ulaaarr~ Yang kefoto yang terang doang. Sebenernya ada empat lemari besar yang isinya kayak gini juga, tapi terlalu redup untuk difoto. Nggak phobia ular kan?http://eemoticons.net
"Tenang aja, semua yang di ruangan ini udah mati kok," kata mbak penjaga. "Kecuali kita." Eh dianya cengengesan.

Saya keluar lagi, ke hall utama. Memotret penyu-penyu yang sudah diawetkan. Jujur saya nggak pernah lihat penyu dewasa, dan pertama kalinya lihat kok yang udah mati ya?


Puas melihat koleksi, saya berjalan keluar menikmati sore di sebuah kolam. Enak di sini, sejuukk banget.
pancurannya baru aja dimatiin
an angel :)

Terus jalan lagi ke sebuah penginapan. Iya, penginapan. Di sini ada penginapan yang disewakan untuk wisatawan maupun diklat. Dan lagi-lagi saya nemu hewan! Iyalah namanya museum zoology.
Tau apa?
rakunnya lagi sedih :(
Buaya lagi berjemur bro.
Itu Elang...
Dan semua masih hidup, saudara-saudaraaaa! Akhirnyaa, setelah terkurung di ruangan berisi awetan mayat hewan, saya ketemu yang hidup!
Halo! ^_^

Jadi kalau Anda orang Malang atau berkesempatan liburan di Kota Malang, coba pengalaman berbeda dengan mengunjungi museum ini. Tips: jika Anda tidak suka hewan dan tidak suka suasana tenang, maka ini bukan tempat untuk Anda.

Selamat jalan-jalan seru! http://eemoticons.net